-->

Bank BJB Lahirkan Ratusan Entrepreneur Baru di Industri Kreatif

Program ini merupakan wujud kepedulian bank bjb pada generasi muda dengan menumbuhkan dan membuka peluang berwirausaha. Diharapkan mampu mencetak pengusaha baru sehingga dapat membantu pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan dan pengangguran," tukas Ahmad Irfan.

Adapun jenis pelatihan difokuskan pada lima bidang keterampilan di sektor industri kreatif, yakni mencukur rambut, salon muslimah, menjahit, desain grafis, dan sablon. Selain itu, para peserta diberikan pemahaman manajemen bisnis kewirausahaan dan dibekali bantuan modal usaha awal.


Langkah tersebut membuktikan kualitas penyaluran kredit mikro bank bjb dapat tepat sasaran dan sesuai kebutuhan masyarakat. Bahkan, ekspansi kredit UMKM bank bjb di tahun 2017 lalu melampaui pertumbuhan kredit yang ditargetkan regulator, yakni mencapai 17% dari 15%.

"Ini akan terus dilakukan bank bjb. Kami akan terus fokus pada kredit mikro di Jawa Barat dan Banten. Di tahun 2018, kami menargetkan penyaluran kredit mikro tumbuh sebesar 29%. Hal tersebut menunjukkan keberpihakan bank bjb pada kegiatan UMKM," papar Ahmad Irfan.

Sektor mikro memang menjadi salah satu fokus utama bank bjb, karena berperan penting sebagai penggerak dan penopang stabilitas ekonomi Indonesia, terutama daerah. Diharapkan, peningkatan pada sektor ini dapat memberikan lapangan kerja bagi sumber daya manusia yang tidak tertampung oleh sektor formal.

Selain itu, bank bjb juga aktif mendukung perfilman nasional yang menjadi salah satu pilar kedua sektor ekonomi kreatif, selain dari musik dan aplikasi. Hal itu ditunjukkan bank bjb dengan turut membiayai dua buah film layar lebar, masing-masing berjudul "Seteru" dan "Guru Ngaji" yang  dirilis pada tahun 2017 dan 2018.

Melalui dua film tersebut, bank bjb berupaya meningkatkan sektor industri ekonomi kreatif dari berbagai sektor. Seperti diketahui, dalam beberapa tahun terakhir, industri film nasional tumbuh signifikan di angka 10,28%.

Membangun Usaha dengan Produk bank bjb

Cerita perjalanan bisnis dua anak muda bernama Mochamad Iqbal Ridwan dan Jamul Jawaami bisa dijadikan contoh. Ketatnya persaingan di bursa kerja membuat kedua pria lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Islam Bandung tersebut memilih untuk berwirausaha.

Semangat dan gairah muda yang tinggi dari keduanya terkendala masalah klasik: pembiayaan modal usaha. Status sebagai sarjana baru dan tanpa rekam jejak kerja sama modal semakin menyulitkan prosedur pencairan dana di perbankan. Apalagi keduanya tidak memiliki cukup tabungan karena belum pernah bekerja, baik di sektor formal maupun informal.

Selalu ada jalan menuju Roma, peribahasa tersebut benar adanya bagi mereka yang terus berusaha. Memanfaatkan status orang tua Jamul yang bekerja sebagai pegawai negeri sipil di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, kedua pemuda tersebut kemudian menggunakan produk bjb Kredit Guna Bhakti (KGB) sebagai modal usaha.

KGB merupakan salah satu produk konsumer bank bjb yang diperuntukan bagi debitur berpenghasilan tetap. Pemberian kredit hanya dapat dilakukan kepada debitur dengan penyaluran gaji melalui bank bjb.

0 Response to "Bank BJB Lahirkan Ratusan Entrepreneur Baru di Industri Kreatif"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel